Tampilkan postingan dengan label Framework. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Framework. Tampilkan semua postingan

Membuat Polling Sederhana Menggunakan PHP

Written By Fika Ridaul Maulayya on Jumat, 28 November 2014 | 17.17



Banyak kita menemukan aplikasi polling di berbagai website. Tapi pertanyaannya, bagaimana seh cara buat aplikasi polling yang sederhana dengan PHP dan berintegrasi dengan Database (sql)? Mudah saja kok, kalau kita mengerti alur algoritmanya
Ehm, biar gak bingung..langsung aja deh kita praktek tuk membuat aplikasi polling sederhana menggunakan PHP dan berintegrasi dengan database (sql).
Sebagai catatan, aplikasi Polling ini merupakan jiplakan dari script Web Counter Sederhana yang sudah ditulis lamaaaa sekali.(lebay, eh?) Konsepnya masih sama kan? Kalau ada aksi, maka nilainya akan bertambah 1.
Oke, adapun bahan-bahan yang harus disiapkan adalah:
– Sebuah database.
– Sebuah tabel.
create table polling(
id int(2) auto_increment primary key,
opsi varchar(30) not null,
jumlah int(9) not null
);
Jelas tipe data kolom jumlah harus sebagai integer, untuk menghindari adanya input yang berupa selain angka. Dan kenapa harus 9? Ya mungkin saja nanti ada lebih dari 99.000.000 orang yang memberikan hasil polling-nya
Okeh, tabelnya sudah, selanjutnya yang diperlukan adalah memberikan beberapa record. Penulis berikan 2(dua) dulu saja yah.
insert into polling values(”,’PHP’,0), (”,’HTML’,0);
Kemudian kita harus buat form pollingnya.
<!DOCTYPE html PUBLIC "-//W3C//DTD XHTML 1.0 Transitional//EN" "http://www.w3.org/TR/xhtml1/DTD/xhtml1-transitional.dtd">
<html xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml">
<head>
<meta http-equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8" />
<title>AaEzha.com - Membuat Polling Sederhana Menggunakan PHP</title>
</head>

<body>
<form id="form1" name="form1" method="post" action="polls.php">
  <p>Polling : Apa pelajaran favorit-mu?</p>
  <p>
    <input type="radio" name="pol" id="PHP" value="PHP" />
    PHP<br />
    <input type="radio" name="pol" id="HTML" value="HTML" />
    HTML</p>
  <p>
    <input type="submit" name="button" id="button" value="Submit" />
  </p>
</form>
</body>
</html>
Kemudian untuk proses actionnya: (beri nama file sebagai polls.php)
<?
mysql_connect('localhost','DB_USER','DB_PASS'); mysql_select_db('DB_NAME');
$pol = $_POST['pol'];

$query = "select jumlah from polling where opsi='$pol'";
$result = mysql_query($query);
$tcount = mysql_fetch_array($result);
$tcount = $tcount['jumlah']+1;

$query1 = "update polling SET jumlah='$tcount' where opsi='$pol'";
$result1 = mysql_query($query1);

echo "<h2><p align='center'>Total vote untuk $pol sementara adalah : ".$tcount."</p></h2>";
echo "Hasil voting sementara adalah:";
$html = mysql_fetch_array(mysql_query("select jumlah from polling where opsi='HTML'"));
echo "<br>HTML : ".$html['jumlah']." suara";
$php = mysql_fetch_array(mysql_query("select jumlah from polling where opsi='PHP'"));
echo "<br>PHP : ".$php['jumlah']." suara";

?>
Rasanya, klo dengan aplikasi diatas, untuk sekelas Pemilu pun gak perlu menghambur-hamburkan uang untuk kertas, kotak-kotak, dan lain-lainnya. Itu merupakan sebuah ‘lahan basah’ untuk tikus-tikus kantor :p
Tentunya harus dengan keamanan dan algoritma yang sedikit rumit

17.17 | 0 komentar | Read More

Cara Install Codeigniter

Written By Fika Ridaul Maulayya on Minggu, 23 November 2014 | 19.43



Pada bagian ini saya akan menjelaskan bagaimana cara install Framework Codeinginer pada komputer lokal Anda. Tutorial ini ditujukan bagi mereka yang baru mengenal yang namanya Codeigniter (sangat pemula) dan ini merupakan bagian teknis atau langsung praktek. Bagi yang ingin mengenal secara teori apa itu Codeigniter,  Selain menginstall Codeigniter, saya akan berikan sedikit cara kerja Framework ini berdasarkan pengalaman pribadi saya menggunakan Framework ini. Mari kita mulai dengan mempersiapkan beberapa kebutuhan untuk dapat mempraktekan tutorial ini.

Beberapa hal yang harus disiapkan dalam praktek tutorial ini antara lain:
  1. Program PHP sebagai bahasa pemrograman, karena Codeigniter ditulis menggunakan bahasa pemrograman PHP.
  2. Web Server, dalam hal ini saya menggunakan Apache sebagai web servernya.
  3. Database, dalam hal ini MySQL (optional, karena kita belum memanfaatkan database dalam praktek ini)
  4. IDE (Editor), dalam hal ini saya menggunakan Dreamweaver.
  5. Codeigniter, sebagai Framework yang dapat didownload di halaman ini, saya menggunakan versi 2.1.3 pada saat membuat tutorial ini.
  6. Untuk program PHP-MySQL-Apache, sudah banyak package yang tinggal install, artinya dengan satu kali install, dikomputer kita sudah terinstall tiga aplikasi tersebut (PHP-MySQL-Apache). Misalnya WampServer, Xampp, dll
  7. Jangan lupa sediakan segela susu agar otak lebih encer :)
Mari kita mulai langkah demi langkah untuk menginstall Framework Codeigniter ini. Oh iya saya menggunakn Sistem Operasi Windows 7 dan menggunakan Wamp 2.0 untuk membuat tutorial ini.
Download program Codeigniter seperti pada nomor 5 diatas. Nanti anda akan menemukan bentuk zip dengan ukuran file 2,2 MB.

Unzip program Codeigniter (orang menyebutnya CI) dan simpan ke folder root server kita (ke folder ‘www’ kalau di wamp atau ‘htdocs’ atau ‘public_html’ tergantung package PHP nya), kemudian rename (ubah) nama foldernya dari “CodeIgniter_2.1.3″ menjadi “codeigniter”, seperti pada gambar dibawah ini:

 Dalam folder CI, terdiri dari 3 folder, “application” ini folder untuk developer yang nanti kita akan obrak abrik, “system” berisi library atau kumpulan fungsi-fungsi dasar CI, dan “user_guide” berisi tuntunan semacam help-nya.

Kalau sudah dicopy, tinggal akses “localhost/codeigniter” dan kalau berhasil maka akan muncul halaman selamat datang. Ini merupakan kesksesan Anda, jika belum silahkan coba ulangi langkah-langkahnya. 

Untuk mengubah pesan diatas, kita bisa masuk ke folder codeigniter/application/views/welcome_message.php disitu Anda bisa mengubahnya secara bebas dengan kata-kata sendiri, silahkan dicoba dan wajib dicoba.

Selanjutnya kita akan menjelaskan cara kerjanya.

Pertama tentu akan membaca index.php di bawah folder codeigniter, kemudian index.php tersebut akan membaca file yang ada di config, seperti application/config/autoload.php yang akan me-load fungsi-fungsi sesuai konfigurasi (kalau install pertama, file ini tidak me-load file atau masih kosong).

Selanjutnya akan membaca file application/coonfig/route.php yang akan memetakan kemana file selanjutnya dibaca (menunjuk controller apa yang akan dibaca pertama), pertama install controller yang pertama kali dibaca adalah application/controller/welcome.php dan dari controller tersebut akan dilempar ke view di application/views/wecome_message.php.

Ingat konsep MVC pada Codeigniter, dalam hal ini M (model) belum ada, sedangkan V (views) adalah “application/views/wecome_message.php” dan C (controller) application/controller/welcome.php
19.43 | 0 komentar | Read More

Mengenal Yii Framework


Yii Framework
Yii merupakan salah satu dari sekian banyak framework PHP yang cukup populer dikalangan PHP Developer, bisa dilihat dari http://www.phpframeworks.com/top-10-php-frameworks/ bahwa Yii termasuk dalam 10 besar framework PHP dunia.
Adapun Yii di kembangkan oleh Qiang Xue pada 1 Januari 2008, seorang programmer berkebangsaan China yang sebelum nya juga telah mengembangkan framework PHP bernama Prado. Oleh karena itu tak heran jika Qiang juga mengadopsi teknik-teknik yang dipakai pada Prado saat mengembangkan Yii. Selain terinspirasi oleh Prado, Yii juga terinspirasi oleh framework luar yaitu Ruby On Rails terutama pada mekanisme ORM nya. Dan masih banyak lagi yang menginspirasi Yii framework seperti Symfony dan Joomla.

Fitur Yii
  • MVC(Model - View - Controller) 
Hampir semua framework PHP saat ini berbasis MVC, tidak terkecuali Yii karena dengan MVC aplikasi menjadi lebih terstruktur dan mudah di pahami.
  • ORM(Object Relational Mapping)
Object Relational Mapping merupakan salah satu keunggulan Yii dalam urusan Database, jika kita lihat secara spesifik lagi maka Yii sebenarnya menyediakan mekanisme seperti DAO(Data Access Object), Query Builder(seperti di framework CI), Active Record(ORM) dan Database Migration. Dengan ORM pekerjaan developer menjadi terbantu karena tidak perlu menulis query SQL yang rumit lagi, cukup dengan memanggil fungsi-fungsi tertentu.
  • Form input dan validasi
Yii sangat membantu sekali dalam urusan menangani form input, karena para developer telah disediakan sejumlah validator yang akan memvalidasi inputan dari pengguna aplikasi dengan cara yang mudah dan efisien.
  • Widget
Widget merupakan konsep di Yii yang menyediakan komponen-komponen user interface yang siap pakai, misal nya data grid, autocomplete, tree view dll. Adapun widget-widget ini ada yang terintegrasi dengan library Jquery sehingga memungkinkan untuk mekanisme AJAX.
  • Autentikasi dan Autorisasi
Yii sudah menyediakan mekanisme Autentikasi(login, logout) dan Autorisasi(hak akses) terhadap pengguna sistem, sehingga kita tidak perlu lagi repot-repot membuat dari pertama.
  • Skin dan Tema
Masalah tampilan pun sudah di perhatikan  oleh Yii, dengan konsep Skinning kita bisa meng-costumize tampilan komponen user interface di aplikasi kita menggunakan CSS sedangkan dengan konsep Theming kita bisa mengganti-ganti seluruh tampilan aplikasi dengan mudah.
  • Web Service
Yii memiliki support yang cukup baik untuk membuat web service pada web kita seperti meng-generate spesifikasi WSDL service secara otomatis.
  • Internationalization(I18N) dan Localization(L10N)
Yii mensupport translasi pesan, tanggal dan format waktu sesuai dengan lokasi dimana anda berada.
  • Caching
Dengan caching, aplikasi yang kita rancang bisa menjadi lebih cepat, dan Yii mempermudah mekanisme itu dengan menyediakan class-class yang siap pakai dan mensupport banyak teknik seperti APC dan memcached.
  • Penanganan Error dan Logging
Segala pesan error yang keluar dari aplikasi anda ditampilkan secara bagus dan mudah dimengerti, mekanisme logging nya juga sangat bagus, sebab kita bisa memilih untuk menampilkan langsung ataupun disimpan ke suatu file di server.
  • Security
Yii memiliki fitur keamanan yang membantu dalam mencegah serangan-serangan seperit SQL Injection, XSS, CSRF, Cookie Tampering dll.
  • Bisa bekerja dengan library luar(3rd party)
Yii telah di desain sedemikian rupa sehingga kita bisa memasang library external dari pihak ketiga untuk di sematkan dalam aplikasi kita
  • Dokumentasi yang lengkap
Dokumentasi Yii framework bisa dibilang cukup lengkap, setiap method dan property sudah terdokumentasi dengan baik, buku-buku(ebook) dan tutorial mengenai Yii juga lengkap di website nya
  • Unit dan Fuctional testing
Yii memiliki support penuh terhadap Test Driven Development, sehingga melakukan testing terhadap aplikasi kita menjadi lebih mudah dan menyenangkan, Yii mensupport PHPUnit dan Selenium.
  • Extensions
Yii memiliki segudang extensions. Extension sendiri merupakan kontribusi dari pengguna-pengguna Yii dengan membuat widget, library ataupun component yang bisa dipakai dan belum ada di Yii secara built-in.
18.33 | 0 komentar | Read More

Pengelanan Framework CodeIgniter



Apa itu CodeIigniter ??
CodeIgniter adalah salah satu dari sekian banyak Open Source framework PHP yang ada. CodeIgniter menerapkan sistem MVC ( Model , View dan Controller). Dengan menggunakan CodeIgniter, developer tidak harus membuat PHP dari awal. Dengan itu maka developer dapat mempercepat pengerjaan dari aplikasinya.

CodeIgniter adalah Framework?? Apa itu Framework??
Framework adalah kumpulan - kumpulan fungsi, prosedure, ataupun class yang memiliki tujuan untuk dipakai agar dapat mempermudah programmer, tanpa harus membuat class atau fungsi dari awal.

Kenapa Harus Menggunakan Framework??
Ada beberapa hal ataupun keuntungan dari menggunakan framework, yaitu:
  • mempercepat pengerjaan dalam membuat aplikasi web.
  • mudah di maintenance, karena framework memiliki pola - pola tertentu dengan syarat programmer harus mengikuti aturan dari pola - pola tersebut.
  • memiliki fungsi atau prosedure standar yang sering atau umum digunakan seperti form post,validasi, pagination, database connection, dan yang paling sering dibutuhkan adalah error handling.
  • lebih bebas dalam pengembangan dibandingkan CMS
  • Karena terstruktur bedasarkan pola, waktu dari Load Page atau memuat halaman lebih cepat.
  • Menghadapi masalah pada saat error dan menanyakan pada komunitas lebih mudah karena mereka memiliki pola syntax yang tidak jauh berbeda.
  • Pengkontrolan file - file lebih mudah karena sudah dikelompokan menurut pola.
  • dan masih banyak lagi.
Bagaimana cara cepat memahami CodeIgniter
Pada dasarnya cukup mudah untuk bagaimana cara agar dapat memahami framework ini. Ini penjelasan singkatnya.
Setelah mengetahui bentuk dasar dari codeigniter adalah MVC (seperti yang saya sebutkan diatas). Membangun aplikasi dengan codeigniter memerlukan 3 pembagian yaitu
  1. View, merupakan bagian yang menangani presentation logic. Pada suatu aplikasi web bagian ini biasanya berupa file template HTML, yang diatur oleh controller. View berfungsi untuk menerima dan merepresentasikan data kepada user. Bagian ini tidak memiliki akses langsung terhadap bagian model.
  2. Model, biasanya berhubungan langsung dengan database untuk memanipulasi data (insert, update, delete, search), menangani validasi dari bagian controller, namun tidak dapat berhubungan langsung dengan bagian view.
  3. Controller, merupakan bagian yang mengatur hubungan antara bagian model dan bagian view, controller berfungsi untuk menerima request dan data dari user kemudian menentukan apa yang akan diproses oleh aplikasi. 
dengan begitu cukup mudah untuk pembagian tugas jika kalian bekerja sebagai developer team. bagian programmer dapat menangani bagian controller dan model, sedangkan desainer web dapat menangani bagian view. Dari ketiga bagian tersebut itu merupakan inti utama dari codeigniter, jika anda lebih expert, terdapat bagian-bagian lainnya seperti :
  1. Libraries, adalah kumpulan fungsi,prosedure,ataupun class tambahan yang dapat lebih mengoptimalkan aplikasi anda, contohnya jika anda ingin menghubungkan antara aplikasi anda dengan media jejaring sosial, maka di bagian inilah script/syntax dasar dari API tersebut disimpan.
  2. Third Party, hampir mirip dengan libraries namun bagian ini bukan untuk memperkuat pada aplikasi kita, tapi bagian ini digunakan untuk memperkuat struktur codeigniter agar lebih dan lebih efisien lagi. contohnya penerapan HMVC adalah modular extension yang digunakan agar memperkuat pengelompokan sistem dalam bentuk modul, ini biasa digunakan untuk aplikasi yang memiliki modul sangat banyak.
Kenapa CodeIgniter lebih baik dari framework PHP lain?
  • Performa sangat cepat : salah satu alasan tidak menggunakan framework adalah karena eksekusinya yang lebih lambat daripada PHP from the scracth, tapi Codeigniter sangat cepat bahkan mungkin bisa dibilang codeigniter merupakan framework yang paling cepat dibanding framework yang lain.
  • Konfigurasi yang sangat minim (nearly zero configuration)  : tentu saja untuk menyesuaikan dengan database dan keleluasaan routing tetap diizinkan melakukan konfigurasi dengan mengubah beberapa file konfigurasi seperti database.php atau autoload.php, namun untuk menggunakan codeigniter dengan setting standard, anda hanya perlu mengubah sedikit saja file pada folder config.
  • Banyak komunitas: dengan banyaknya komunitas CI ini, memudahkan kita untuk berinteraksi dengan yang lain, baik itu bertanya atau teknologi terbaru.
  • Dokumentasi yang sangat lengkap : Setiap paket instalasi codeigniter sudah disertai user guide yang sangat bagus dan lengkap untuk dijadikan permulaan, bahasanya pun mudah dipahami.
  • Dan banyak lagi yang lainnya.
Sekian adalah beberapa yang bisa saya bagian tentang codeigniter.
18.26 | 0 komentar | Read More